Panduan Reyhan Esans · 12 Juli 2026 · 8 menit baca

Cara Memakai Ihram yang Benar untuk Haji dan Umrah

Cara memakai ihram - kain ihram katun, bambu, dan muslin untuk haji dan umrah

Bagi jamaah yang akan menunaikan haji atau umrah, memahami cara memakai ihram yang benar adalah salah satu persiapan penting sebelum memasuki miqat. Ihram bukan sekadar pakaian, melainkan simbol kesetaraan dan kesucian niat di hadapan Allah, di mana seluruh jamaah — dari berbagai bangsa dan status sosial — mengenakan kain yang sama sederhananya.

Apa Itu Ihram?

Ihram adalah pakaian khusus yang dikenakan jamaah haji dan umrah sejak memasuki miqat hingga selesai tahallul. Bagi pria, ihram terdiri dari dua lembar kain putih tanpa jahitan. Bagi wanita, tidak ada ketentuan kain khusus — cukup mengenakan pakaian yang menutup aurat, longgar, dan tidak menyerupai pakaian pria.

Mengenakan ihram menandai dimulainya niat dan status ihram, yang membawa konsekuensi berupa sejumlah larangan yang harus dijaga hingga tahallul selesai.

Langkah-Langkah Memakai Ihram bagi Pria

1. Persiapan Sebelum Berihram

2. Mengenakan Dua Lembar Kain

3. Mengucapkan Niat Ihram

Setelah kain terpasang rapi, jamaah mengucapkan niat ihram sesuai jenis ibadah yang akan dilaksanakan (haji, umrah, atau keduanya), dilanjutkan dengan talbiyah. Sejak saat inilah status ihram dimulai dan seluruh larangan ihram berlaku.

Adab dan Larangan Selama Berihram

LaranganKeterangan
Pakaian berjahitPria dilarang memakai pakaian yang membentuk tubuh seperti baju atau celana
Menutup kepalaPria dilarang menutup kepala secara langsung, termasuk memakai topi atau peci
Wangi-wangian baruDilarang mengoleskan wangi-wangian setelah niat ihram diucapkan
Memotong kuku/rambutDilarang hingga tahallul selesai
Berburu & merusak tumbuhanDilarang selama masih dalam ihram di tanah haram

Sunnah Mengenakan Wangi-Wangian Sebelum Ihram

Salah satu sunnah yang dianjurkan sebelum berihram adalah mengenakan wangi-wangian pada tubuh, bukan pada kain ihram. Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa beliau pernah memberikan wangi-wangian kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sebelum beliau berihram. Karena itu, banyak jamaah menyiapkan esans non-alkohol sebagai bagian dari persiapan sebelum memasuki miqat.

Memilih Kain Ihram yang Nyaman

Karena ibadah haji dan umrah berlangsung di cuaca panas dan mengharuskan jamaah mengenakan kain ihram selama berjam-jam bahkan berhari-hari, pemilihan bahan kain menjadi sangat penting. Kain berbahan alami seperti katun, bambu, atau muslin lebih nyaman karena menyerap keringat dengan baik dan tidak mudah membuat gerah dibandingkan bahan sintetis.

Selain kain ihram, jamaah juga perlu menyiapkan perlengkapan pendukung lainnya agar ibadah berjalan lancar dan nyaman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara memakai ihram yang benar?

Ihram bagi pria terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan: satu dililitkan menutup bagian bawah tubuh dari pinggang hingga mata kaki (izar), dan satu lagi diselempangkan menutup bagian atas tubuh (rida). Sebelum memakainya, dianjurkan mandi sunnah dan mengenakan wangi-wangian pada tubuh, bukan pada kain ihram.

Apa saja larangan selama berihram?

Larangan selama ihram antara lain memakai pakaian berjahit membentuk tubuh, menutup kepala bagi pria, memotong kuku dan rambut, memakai wangi-wangian setelah niat ihram, berburu, serta melakukan hubungan suami istri.

Bolehkah memakai wangi-wangian sebelum ihram?

Boleh dan dianjurkan mengenakan wangi-wangian pada tubuh sebelum mengucapkan niat ihram, sebagaimana dicontohkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Namun setelah niat ihram diucapkan, penggunaan wangi-wangian baru tidak diperbolehkan hingga tahallul.

Bahan kain apa yang disarankan untuk ihram?

Kain ihram sebaiknya berbahan alami yang nyaman dan menyerap keringat, seperti katun (pamuk), bambu, atau muslin, karena ibadah haji dan umrah berlangsung di cuaca panas dan membutuhkan waktu berjam-jam mengenakan kain tersebut.

Sedang mempersiapkan perlengkapan haji dan umrah lainnya? Baca juga daftar lengkap perlengkapan haji dan umrah atau lihat koleksi ihram kami.

RE
Tim Ahli Reyhan Esans
Ahli Parfum & Esans · Sejak 1991

Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun melayani jamaah haji dan umrah, kami menghadirkan ihram berkualitas dan perlengkapan ibadah lainnya. Hubungi kami via WhatsApp untuk konsultasi produk.

Sumber & referensi: Panduan fikih ihram dalam artikel ini disusun berdasarkan rujukan umum manasik haji dan umrah; praktik detail dapat bervariasi menurut mazhab, disarankan berkonsultasi dengan pembimbing manasik.

← Kembali ke semua artikel blog

Jelajahi Reyhan Esans

Parfum roll-on premium, tasbih, ihram & perlengkapan Haji-Umrah — sejak 1991.

Kunjungi toko →

Diskon 10% untuk pesanan pertama — kode kupon: ILK10