Keutamaan Masjidil Aqsa dalam Islam
Masjidil Aqsa menempati kedudukan istimewa dalam sejarah dan spiritualitas Islam. Disebutkan langsung dalam Al-Qur'an dan menjadi saksi salah satu peristiwa paling agung dalam perjalanan hidup Rasulullah SAW, masjid ini memiliki keutamaan yang diakui oleh umat Islam di seluruh dunia. Artikel ini mengulas keutamaan Masjidil Aqsa berdasarkan Al-Qur'an dan hadits.
Masjidil Aqsa sebagai Masjid Suci Ketiga
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak dianjurkan melakukan perjalanan (khusus untuk ibadah) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menempatkan Masjidil Aqsa sejajar dengan dua masjid paling suci dalam Islam — Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah — sebagai tempat yang dianjurkan untuk dikunjungi dalam rangka ibadah dan ziarah spiritual.
Masjidil Aqsa dan Peristiwa Isra Mikraj
Keutamaan paling istimewa dari Masjidil Aqsa terkait erat dengan peristiwa Isra Mikraj, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an:
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya..." (QS. Al-Isra: 1)
Ayat ini menceritakan perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa (Isra), sebelum beliau kemudian dinaikkan ke langit (Mikraj) untuk menerima perintah shalat lima waktu. Peristiwa inilah yang menjadikan Masjidil Aqsa memiliki ikatan spiritual yang kuat dengan sejarah kenabian.
Masjidil Aqsa sebagai Kiblat Pertama
Sebelum turun perintah Allah untuk mengalihkan kiblat ke Ka'bah, umat Islam pada masa awal — termasuk pada masa Rasulullah SAW di Mekkah dan awal periode Madinah — menghadap ke arah Masjidil Aqsa saat melaksanakan shalat. Karena itulah Masjidil Aqsa dikenal sebagai kiblat pertama umat Islam (Qiblatul Ula) sebelum akhirnya dialihkan ke Ka'bah, sebagaimana disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 144.
Keutamaan Shalat di Masjidil Aqsa
Sejumlah riwayat hadits menyebutkan keutamaan pahala yang berlipat ganda bagi mereka yang melaksanakan shalat di Masjidil Aqsa, menjadikannya salah satu tujuan ziarah spiritual yang dianjurkan bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya, sebagaimana disebutkan dalam hadits tentang tiga masjid di atas.
Makna Spiritual bagi Umat Islam
Terlepas dari konteks sejarah dan geografis yang dinamis, kedudukan Masjidil Aqsa dalam keyakinan dan spiritualitas umat Islam tetap kokoh — sebagai bagian dari tiga tempat tersuci yang disebutkan langsung oleh Rasulullah SAW. Banyak umat Islam di berbagai belahan dunia mendoakan kebaikan dan keberkahan bagi tempat suci ini dalam munajat mereka sehari-hari.
Reyhan Esans menghadirkan berbagai perlengkapan ibadah dan esans beraroma khas Timur Tengah, membawa nuansa spiritual tempat-tempat suci dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa Masjidil Aqsa disebut masjid suci ketiga?
Masjidil Aqsa disebut sebagai masjid suci ketiga (setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah) berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan perjalanan ibadah khusus hanya ke tiga masjid tersebut.
Apa hubungan Masjidil Aqsa dengan Isra Mikraj?
Masjidil Aqsa adalah tempat persinggahan Rasulullah SAW dalam perjalanan Isra, sebelum beliau melanjutkan perjalanan Mikraj naik ke langit, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 1.
Apakah Masjidil Aqsa pernah menjadi kiblat umat Islam?
Ya, pada masa awal Islam sebelum hijrah dan beberapa waktu setelah hijrah ke Madinah, umat Islam menghadap ke arah Masjidil Aqsa saat shalat, sebelum turun perintah Allah untuk mengalihkan kiblat ke Ka'bah di Mekkah.
Apa keutamaan shalat di Masjidil Aqsa?
Berdasarkan hadits, shalat di Masjidil Aqsa memiliki keutamaan pahala yang berlipat ganda dibanding shalat di masjid biasa, menjadikannya salah satu tempat yang dianjurkan untuk dikunjungi dalam rangka ibadah.
Ingin tahu lebih dalam tentang kiblat umat Islam saat ini? Baca juga sejarah Ka'bah atau jelajahi koleksi perlengkapan ibadah kami.
Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, kami menulis panduan seputar sejarah dan tempat-tempat suci dalam Islam. Hubungi kami via WhatsApp untuk pertanyaan lebih lanjut.
Sumber & referensi: Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan Al-Qur'an dan hadits sahih yang masyhur (riwayat Bukhari dan Muslim).
← Kembali ke semua artikel blog
Parfum roll-on premium, tasbih, ihram & perlengkapan Haji-Umrah — sejak 1991.
Kunjungi toko →