Panduan Reyhan Esans · 12 Juli 2026 · 8 menit baca

Sepuluh Sahabat yang Dijamin Surga (Asyrah Mubasysyarah)

Sepuluh sahabat dijamin surga - tasbih kuka untuk mengenang keteladanan para sahabat Nabi

Dalam sejarah Islam, ada sepuluh sahabat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang menempati kedudukan istimewa. Mereka dikenal dengan sebutan Asyrah Mubasysyarah, yaitu sepuluh orang yang menurut riwayat hadis telah dikabarkan akan masuk surga semasa hidup mereka. Artikel ini membahas siapa saja mereka dan mengapa keteladanan mereka masih dikenang hingga kini dengan bahasa yang santun dan menghormati kedudukan mereka.

Siapa Saja Asyrah Mubasysyarah?

Menurut sumber-sumber klasik sejarah Islam, sepuluh sahabat yang termasuk Asyrah Mubasysyarah (radhiyallahu anhum) adalah sebagai berikut:

#Nama Sahabat
1Abu Bakar ash-Shiddiq (r.a.)
2Umar bin Khattab (r.a.)
3Utsman bin Affan (r.a.)
4Ali bin Abi Thalib (r.a.)
5Thalhah bin Ubaidillah (r.a.)
6Zubair bin Awwam (r.a.)
7Abdurrahman bin Auf (r.a.)
8Sa'ad bin Abi Waqqash (r.a.)
9Sa'id bin Zaid (r.a.)
10Abu Ubaidah bin Jarrah (r.a.)

Empat Khalifah Ada di Dalam Daftar Ini

Hal yang menarik, empat Khulafaur Rasyidin — Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib (radhiyallahu anhum) — semuanya termasuk dalam daftar Asyrah Mubasysyarah. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan awal umat Islam berada di tangan sosok-sosok yang mendapat kedudukan istimewa di sisi Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Kesamaan di Antara Sepuluh Sahabat Ini

Para sahabat dalam Asyrah Mubasysyarah dikenal karena pengorbanan mereka pada masa-masa awal Islam, kedekatan mereka dengan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, serta jasa besar dalam dakwah dan penyebaran Islam. Banyak dari mereka memeluk Islam pada periode awal, turut serta dalam berbagai peristiwa penting, dan kemudian memegang peran kepemimpinan dalam masyarakat Muslim.

Asal Riwayat Ini

Istilah Asyrah Mubasysyarah bersumber dari hadis-hadis yang diriwayatkan dalam kitab-kitab hadis klasik, yang menyebutkan secara langsung nama-nama sahabat yang mendapat kabar gembira surga dari Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Para ulama hadis meriwayatkan dan mengkaji riwayat ini sesuai kaidah ilmu hadis yang berlaku.

Warisan Keteladanan bagi Generasi Berikutnya

Kisah hidup para sahabat dalam Asyrah Mubasysyarah menjadi salah satu sumber keteladanan terpenting dalam sejarah Islam, mengajarkan keteguhan iman, kesetiaan, dan pengorbanan. Kehidupan mereka terus dikenang dengan penuh hormat oleh umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk di Nusantara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Asyrah Mubasysyarah?

Asyrah Mubasysyarah berarti "sepuluh orang yang diberi kabar gembira". Istilah ini merujuk pada sepuluh sahabat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang menurut riwayat hadis dikabarkan akan masuk surga semasa mereka masih hidup.

Siapa saja sepuluh sahabat yang dijamin surga?

Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa'ad bin Abi Waqqash, Sa'id bin Zaid, dan Abu Ubaidah bin Jarrah radhiyallahu anhum.

Apa kesamaan dari sepuluh sahabat ini?

Kedekatan mereka dengan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, keteguhan iman di masa-masa awal Islam, serta pengorbanan dan jasa besar mereka bagi dakwah Islam.

Dari mana asal riwayat ini?

Riwayat ini bersumber dari hadis-hadis dalam kitab-kitab hadis klasik yang menyebutkan nama-nama sahabat yang mendapat kabar gembira surga dari Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Untuk mengenang keteladanan para sahabat sambil menjaga tradisi zikir, silakan lihat panduan tasbih kuka kami atau jelajahi koleksi tasbih hadiah Reyhan Esans.

RE
Tim Ahli Reyhan Esans
Ahli Parfum & Esans · Sejak 1991

Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, kami menulis panduan seputar sejarah dan tokoh-tokoh besar peradaban Islam dengan penuh hormat dan berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Hubungi kami via WhatsApp untuk pertanyaan lebih lanjut.

Sumber & referensi: Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber sejarah Islam klasik dan riwayat hadis yang diterima secara luas, dengan gaya penulisan yang netral dan penuh hormat.

← Kembali ke semua artikel blog

Jelajahi Reyhan Esans

Parfum roll-on premium, tasbih, ihram & perlengkapan Haji-Umrah — sejak 1991.

Kunjungi toko →

Diskon 10% untuk pesanan pertama — kode kupon: ILK10