Panduan Reyhan Esans · 12 Juli 2026 · 8 menit baca

Tarekat Mawlawiyah: Sejarah Sema dan Jalaluddin Rumi

Tarekat Mawlawiyah - rahle dan suasana keilmuan tasawuf klasik Turki

Jika mendengar istilah "darwis berputar" atau tarian sema, banyak orang akan langsung teringat pada tradisi spiritual dari Konya, Turki. Tradisi ini berasal dari Tarekat Mawlawiyah, salah satu tarekat sufi yang lahir dari warisan pemikiran seorang ulama dan penyair besar bernama Jalaluddin Rumi.

Siapa Jalaluddin Rumi?

Jalaluddin Rumi lahir pada tahun 1207 M di kota Balkh, yang kini berada di wilayah Afghanistan. Keluarganya kemudian bermigrasi ke arah barat, melewati berbagai kota keilmuan Islam, hingga akhirnya menetap di Konya, wilayah yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kesultanan Seljuk Rum.

Di Konya, Rumi tumbuh menjadi seorang ulama fikih dan pengajar agama yang dihormati. Titik balik kehidupannya terjadi setelah pertemuannya dengan seorang darwis pengembara bernama Syams Tabrizi, yang membawa pengaruh besar terhadap kedalaman spiritual dan pemikiran tasawuf Rumi.

Karya Masnavi

Karya paling monumental Rumi adalah Masnavi, sebuah kumpulan syair sufi enam jilid yang berisi kisah, perumpamaan, dan hikmah spiritual. Karya ini dianggap sebagai salah satu karya sastra sufi paling berpengaruh dalam sejarah Islam, diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dipelajari hingga hari ini di seluruh dunia.

Lahirnya Tarekat Mawlawiyah

Setelah Rumi wafat pada tahun 1273 M, para pengikutnya mendirikan tarekat yang dinamai Mawlawiyah — diambil dari gelar "Mawlana" (guru kita) yang disematkan kepada Rumi. Tarekat ini kemudian berkembang di berbagai wilayah Kesultanan Utsmaniyah, dengan Konya sebagai pusat utamanya hingga sekarang.

Makna Ritual Sema

Ritual paling dikenal dari tarekat ini adalah sema, tarian berputar yang dilakukan dengan gerakan simbolis penuh makna:

Sema bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan bentuk ibadah dan zikir yang diiringi musik serta puisi sufi, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah melalui keindahan dan keteraturan gerak.

AspekKeterangan
Tokoh UtamaJalaluddin Rumi (1207–1273 M)
PusatKonya, Turki
Karya UtamaMasnavi (enam jilid syair sufi)
Ritual KhasSema (tarian berputar spiritual)

Warisan Mawlawiyah bagi Dunia

Kompleks makam Rumi di Konya kini menjadi Museum Mevlana, salah satu situs ziarah dan wisata sejarah paling banyak dikunjungi di Turki. Setiap tahun, upacara peringatan wafatnya Rumi (Şeb-i Arus, "malam pengantin") dirayakan dengan pertunjukan sema yang menarik peminat tasawuf dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Warisan pemikiran Rumi tentang cinta Ilahi, kesabaran, dan kerinduan spiritual terus menginspirasi kajian tasawuf hingga saat ini, menjadi bagian dari kekayaan intelektual dan spiritual peradaban Islam yang melintasi zaman dan geografi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Tarekat Mawlawiyah?

Tarekat Mawlawiyah adalah tarekat sufi yang didirikan oleh pengikut Jalaluddin Rumi setelah wafatnya pada tahun 1273 M di Konya, kini wilayah Turki. Tarekat ini dikenal luas melalui ritual sema, tarian berputar yang sarat makna spiritual.

Siapa Jalaluddin Rumi?

Jalaluddin Rumi adalah seorang ulama, penyair, dan sufi besar yang lahir tahun 1207 M di Balkh (kini Afghanistan) dan wafat tahun 1273 M di Konya. Karyanya yang paling terkenal adalah Masnavi, kumpulan syair sufi yang berisi hikmah dan ajaran spiritual.

Apa makna tarian sema?

Sema adalah ritual berputar yang melambangkan perjalanan spiritual menuju kesempurnaan dan cinta kepada Allah. Gerakan berputar dengan tangan kanan mengarah ke langit dan tangan kiri ke bumi melambangkan penyaluran rahmat Ilahi kepada sesama.

Di mana pusat Tarekat Mawlawiyah?

Pusat Tarekat Mawlawiyah berada di Konya, Turki, tempat makam Jalaluddin Rumi berada. Kompleks ini kini menjadi museum dan tujuan ziarah bagi banyak peminat tasawuf dari seluruh dunia.

Ingin membaca lebih lanjut tentang tradisi tasawuf lainnya? Simak juga sejarah Tarekat Qadiriyah atau jelajahi koleksi esans kami yang terinspirasi keharuman sunnah.

RE
Tim Ahli Reyhan Esans
Ahli Parfum & Esans · Sejak 1991

Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, kami menulis panduan seputar sejarah dan tradisi spiritual peradaban Islam. Hubungi kami via WhatsApp untuk pertanyaan lebih lanjut.

Sumber & referensi: Informasi sejarah dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi umum sejarah tasawuf dan sastra sufi yang telah dikenal luas.

← Kembali ke semua artikel blog

Jelajahi Reyhan Esans

Parfum roll-on premium, tasbih, ihram & perlengkapan Haji-Umrah — sejak 1991.

Kunjungi toko →

Diskon 10% untuk pesanan pertama — kode kupon: ILK10