Panduan Reyhan Esans · 12 Juli 2026 · 8 menit baca

Sejarah Yerusalem dalam Islam: Kota Suci dan Masjidil Aqsa

Sejarah Yerusalem dalam Islam - pintu Kabah sebagai simbol kota suci dalam tradisi Islam

Yerusalem, atau dikenal dalam tradisi Islam sebagai Al-Quds atau Baitul Maqdis, adalah salah satu kota paling bersejarah dan dihormati dalam Islam. Kedudukannya yang istimewa tidak lepas dari keberadaan Masjidil Aqsa serta peristiwa besar dalam sejarah kenabian yang terjadi di kota ini.

Yerusalem sebagai Kiblat Pertama

Sebelum kiblat umat Islam dipindahkan ke Kabah di Mekkah, umat Islam pada masa awal melaksanakan shalat menghadap ke Masjidil Aqsa di Yerusalem selama sekitar 16-17 bulan setelah hijrah ke Madinah. Perubahan arah kiblat ke Kabah kemudian ditetapkan melalui wahyu yang terekam dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 144, namun kedudukan Yerusalem sebagai kiblat pertama tetap menjadikannya kota yang istimewa dalam sejarah keislaman.

Peristiwa Isra Mikraj

Salah satu peristiwa paling monumental yang terkait dengan Yerusalem adalah Isra Mikraj — perjalanan malam Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mikraj) dalam satu malam. Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur'an surat Al-Isra ayat 1:

"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya..."

Dari peristiwa inilah perintah shalat lima waktu diterima langsung oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, menjadikan Yerusalem memiliki kedudukan spiritual yang sangat penting dalam sejarah ibadah umat Islam.

Yerusalem dalam Sejarah Kekuasaan Islam

Penaklukan pada Masa Umar bin Khattab

Yerusalem pertama kali dikuasai umat Islam pada tahun 637 M, pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab. Berbeda dari banyak penaklukan kota lain pada masa itu, penyerahan Yerusalem berlangsung secara damai — otoritas Bizantium menyerahkan kota kepada Khalifah Umar tanpa pertempuran besar, dan penduduknya yang beragam agama tetap dijamin hak-hak dan tempat ibadahnya.

Era Kesultanan dan Pembangunan

Selama berabad-abad, berbagai dinasti Islam — dari Umayyah, Abbasiyah, hingga Ayyubiyah dan Utsmaniyah — turut memelihara dan mengembangkan kompleks Masjidil Aqsa serta Kubah Shakhrah (Dome of the Rock), salah satu monumen arsitektur Islam tertua yang masih berdiri hingga kini.

PeristiwaKeterangan
Kiblat PertamaUmat Islam menghadap Masjidil Aqsa sebelum kiblat dipindah ke Kabah
Isra MikrajPerjalanan malam Nabi Muhammad dari Mekkah ke Yerusalem lalu ke langit
Penaklukan 637 MPenyerahan damai kepada Khalifah Umar bin Khattab
PembangunanKubah Shakhrah dan perluasan Masjidil Aqsa oleh berbagai dinasti Islam

Masjidil Aqsa: Salah Satu dari Tiga Masjid Suci

Masjidil Aqsa termasuk dalam tiga masjid yang secara khusus dianjurkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk diziarahi, bersama Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Beliau bersabda, "Tidak boleh mengencangkan pelana kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan keistimewaan spiritual Yerusalem yang telah diakui sejak awal sejarah Islam.

Yerusalem dalam Ingatan Umat Islam Hari Ini

Hingga kini, Yerusalem tetap menjadi kota yang dihormati dan dirindukan banyak umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kisah sejarahnya — dari kiblat pertama, tempat Isra Mikraj, hingga warisan arsitektur Islam yang megah — menjadi bagian penting dari pemahaman sejarah dan spiritualitas Islam yang diwariskan lintas generasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Yerusalem penting dalam Islam?

Yerusalem (Al-Quds atau Baitul Maqdis) penting dalam Islam karena menjadi lokasi Masjidil Aqsa, kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Kabah, serta tempat peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam.

Apa itu peristiwa Isra Mikraj?

Isra Mikraj adalah perjalanan malam Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem (Isra), kemudian naik ke langit hingga Sidratul Muntaha (Mikraj) dalam satu malam, sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Isra ayat 1.

Kapan Yerusalem pertama kali dikuasai umat Islam?

Yerusalem pertama kali dikuasai umat Islam pada tahun 637 M pada masa Khalifah Umar bin Khattab, yang menerima penyerahan kota secara damai dari otoritas Bizantium saat itu.

Apa itu Masjidil Aqsa?

Masjidil Aqsa adalah kompleks masjid di Yerusalem yang menjadi kiblat pertama umat Islam dan salah satu dari tiga masjid suci yang dianjurkan untuk diziarahi, bersama Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Ingin membaca lebih lanjut tentang tempat-tempat suci dalam Islam? Simak juga keutamaan Masjidil Aqsa atau sejarah Kabah.

RE
Tim Ahli Reyhan Esans
Ahli Parfum & Esans · Sejak 1991

Dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, kami menulis panduan seputar sejarah dan tempat-tempat suci dalam Islam. Hubungi kami via WhatsApp untuk pertanyaan lebih lanjut.

Sumber & referensi: Informasi sejarah dan keagamaan dalam artikel ini disusun berdasarkan referensi umum sejarah dan tradisi Islam yang telah dikenal luas; disajikan dalam konteks religius dan historis.

← Kembali ke semua artikel blog

Jelajahi Reyhan Esans

Parfum roll-on premium, tasbih, ihram & perlengkapan Haji-Umrah — sejak 1991.

Kunjungi toko →

Diskon 10% untuk pesanan pertama — kode kupon: ILK10